Will you kiss me
cast :
park Jung Soo as LeeTeUk
Lee Sungmin as SuNgMin
ChO KyuHyuN as KyuHyuN
geNre : RoMaNce, CoMedy (not really)
rating : PG 15
"aku menemukan ini, mungkin ini punya junghaegsaeng-mu “ ucap namja itu terkesan cool dengan suaranya yang dingin dan lumayan besar itu.
Euncha yang sedari tadi menunduk, sedikit mendongakkan kepalanya. Ingin tau siapa yang datang sampai – sampai membuat seisi kelas tertegun dan ia mempunyai firasat lain … Gotcha!
“amplop-ku … “ gumam Euncha saat melihat barang yang ada di tangan namja itu. Amplop babypink-nya. Sungmin melihat arah si pemegang amplop. Tapi saat Euncha melihat siapa yang membawa amplop-nya, Euncha menolehkan kepalanya lalu buru – buru menunduk dan tiba – tiba wajahnya memerah dan jantungnya berdegup kencang.
“tunggu dulu … Apa ini milikmu ? “ Tanya Kyuhyun sambil menyodorkan amplop itu pada Euncha yang masih menunduk. Menyembunyikan wajahnya.
Euncha hanya mengangguk
“JAWAB !! APA INI MILIKMU ?! “ gertak Kyuhyun tiba – tiba membuat Euncha terkejut.
“KYU !!! “ sergah Sungmin.
“Ne, itu punyaku “ jawab Euncha akhirnya sambil mendongakkan wajahnya.
“sekarang ! Baca surat ini ! “ suruh Kyuhyun dengan evil smirknya dan menyerahkan amplop itu pada Euncha. Euncha menerimanya, dan membuka perlahan. Rasanya ia ingin menangis sekeras – kerasnya.
“Geudae … Aku kembali saja “ ucap namja di belakangnya itu.
“Kau tidak mau melihat pertunjukan ini dulu ? “ tawar Kyuhyun dengan tawa jahatnya yang lumayan menggelegar.
“Aniyo, aku kembali saja “ jawab namja itu dengan nada dingin. Euncha merasa sedikit lega karna namja itu menolak dan pergi dari kelasnya. Namja itupun pergi.
“Geudae … cepat kau baca !! “ bentak Kyuhyun yang kini ada disampingnya. Euncha perlahan menyiapkan nyalinya membaca surat cinta itu didepan teman-temannya.
Euncha mulai membuka kertas berwara pink soft itu perlahan, mulut Euncha sudah siap untuk mengeluarkan suara. Dengan nyali yang cukup akhirnya dia membaca surat itu.
***
“huaah … memalukan !! Aku tidak mau lagi !! Shirro !!!! “ seru Euncha saat pulang sekolah ditaman dekat sekolah.
“hahahaha tapi, isi suratmu manis sekali … kau belajar dari mana? Setau-ku kau belum pernah membuat surat cinta ?” tanya Minri sambil memakan ttopoki yang ada ditangannya.
“jeongmallyo ? Aku juga tidak tau, tiba-tiba menulisnya begitu saja. Tapi tadi sangat memalukan … aku malu sekali “ jawab Euncha menidurkan kepalanya dimeja taman.
“mm .. tapi ngomong-ngomong surat itu kau berikan untuk siapa? “ tanya Minri penasaran.
“ege … mmm “ jawab Euncha sambil berpikir.
Ruang kelas sudah sepi, jam didalam kelas juga sudah menunjukkan pukul 5.00 PM. Tapi namja itu masih duduk dimeja guru sambil melihat-lihat setumpukan kertas yang manis.
“aegyo … “ seru namja itu pelan sambil membaca isi kertas ditangannya.
“ternyata mereka pintar juga membuatnya “ gumamnya lagi tersenyum manis. Setelah membacanya, namja itu membuka kertas selanjutnya. Dan membacanya.
“…untuk … Lee Sungmin Sunbae“ gumamnya pelan setelah membaca isi suratnya. Namja bernama Sungmin itu tersenyum manis membaca surat itu dan mengetahui isi surat itu ditujukan untuknya.
“hei, Sungmin-ah kau mau sampai kapan disitu? Kau tidak mau pulang, huh ?” omel seorang namja yang tiba-tiba masuk kedalam kelas. Sungmin buru – buru menyembunyikan suratnya di loker meja guru.
“Ne, sebentar lagi aku juga pulang. Hei ini, ternyata kau banyak penggemarnya juga. “ jawab Sungmin sambil memberikan semua tumpukan surat yang sudah ia sendirikan, mana untuknya dan mana untuk Kyuhyun.
“Aish … haruskah aku membawa pulang itu semua?” gerutunya melihat tumpukan kertas didepannya.
“lalu kau mau apakan ?” tanya Sungmin terkekeh pelan.
“Ini aku berikan padamu saja, terserah kau mau apakan “ jawabnya kesal.
“Omo!! Andoeji !! Aku juga membawa sebanyak ini “ tolak Sungmin mentah-mentah.
“geudae, aku buang saja. Aish menyusahkan ! “ gerutunya sambil menaruh semua tumpukan kertas itu kedalam kantong besar.
“kaza! Kita pulang ! “ serunya setelah membersihkan setumpukan kertas itu pada Sungmin dan berjalan duluan.
“Ne “ jawab Sungmin beranjak dari tampat duduknya. Sungmin mengambil kertas yang sengaja ia sembunyikan tadi didalam meja, dan mengantonginya.
***
‘tap .. tap .. tap .. tap …’
Suara dentuman alas sepatu yang menyentuh lantai terdengar menggema dilorong kelas. Euncha melangkahkan kakinya menuju kelas yang sebelumnya dia harus menyelesaikan tugas hari keduanya diperpustakaan, siapa lagi kalo bukan kerjaan Kyuhyun.
“Aish … sepertinya dia mengincarku dan yak! Lihat saja semua sudah pulang dan hanya ada aku !! “ gerutunya kesal melihat sekeliling kelas ang sudah kosong tak berpenghuni. Cepat – cepat ia memasukkan buku – buku yang berserakan di mejanya ke dalam tas plaid-bluenya.
“memangnya salahku apa dengannya … aaaa~ “ serunya lagi melihat tumpukkan buku hasil kerjanya menyalin diperpustakaan.
Setelah ia memasukkan bukunya dan bersusah payah mengangkat tumpukkan buku yang lumayan tinggi darinya, Euncha memutuskan untuk pulang. Pelan – pelan ia buka pintu putih dikelasnya itu.
“eehh~ … “ serunya, buku – buku itu sangat menyusahkannya apalagi tubuhnya bisa dibilang tenggelam dalam tumpukkan buku – buku itu.
“fuuuhhh … untung saja “ celetuknya pelan yang berhasil menyelamatkan bukunya sebelum jatuh dan menimpa dirinya. Dan baru saja satu langkah …
‘BRAKKK !!!’
“hyaaa !!!! “ teriaknya keras jatuh tersungkur dibawah dan tentu saja buku – buku itu sukses berserakan dilantai.
“aww … appeuji “ seru Euncha sambil mengusap kepalanya yang terkena jatuhan buku.
“dasar ceroboh !” celetuk sesorang tiba-tiba, seorang namja juga jatuh terduduk didepan Euncha.
“ah mianhae, tadi ak … “ belum sempat Euncha melanjutkkan kata-katanya namja itu sudah berada dihadapannya.
“eeh ???”
“kau, selalu saja membuat masalah denganku “ ucapnya dengan nada dingin.
Euncha hanya menelan ludah melihat namja itu sangat dekat dengannya. Bahkan jarak wajah mereka dalam hitungan senti.
“apa kau punya dendam denganku?” tanyanya dengan tatapan tajam dan terkesan mematikan. Rambutnya yang coklat yang kontras sekali dengan wajahnya yang putih dan bola mata hitamnya yang sangat tajam membuatnya sangat dingin.
Euncha mengeleng cepat dan ia sedikit demi sedikit mundur kebelakang, karna namja itu terus menerus mendekat. Jantungnya sudah berdetak tidak karuan.
“apa kau utara ?” tanyanya lagi makin mendekat dengannya dan kali ini Euncha tidak bisa bergerak mundur karna terhalang rak besar.
“aa..apa maksudmu? “ tanya Euncha bingung, jantungnya sangat tidak karuan. Wajahnya sangat merah dan panas, terlebih lagi dia dapat merasakan deru nafas namja itu berhembus di wajahnya.
“apa tubuh kita mempunyai magnet ?? “ tanyanya lagi, Euncha benar-benar ketakutan. Wajahnya merah dan sangat mendidih.
“karna tubuhku ingin mendekat denganmu … “ bisiknya pelan dan sukses membuat Euncha bergidik ketakutan dan sekarang namja itu mulai mendekatkan wajahnya, deru nafas tidak beraturan dari Euncha terpantul dari wajah namja itu, Euncha hanya menutup matanya ketakutan. Tanpa Euncha sadari tiba-tiba namja itu …
“LEE EUNCHAAAA !!!!! “ teriak seorang dari luar histeris. Euncha dengan cepat membuka matanya ...
TBC ~
*hehehe mian kalo jelek heheheh ... mian jeongmallyo ~ *bow