All My Heart ♥
♥ cast :
♥ Park Jung Soo as Leeteuk
♥Lee Hyukjae as Eunhyuk
♥ Genre : Romance, Comedy
"Aish, Euncha. Biarkan mereka berbulan madu sesuka mereka" seru Appa.
"Tapi aku sendirian disini, appa sebentar lagi juga kembali ke Jepang" jawabku cemberut. Kesal. Aish, ada rasa kesal sekaligus bahagia, saat oppa kesayanganku dan satu-satunya ini akan berbulan madu. Tapi aku kesepian disini, tidak ada yang mengusiliku lagi.
"Kenapa hari ini kau jadi manja sekali, huh??" tanya Eunhyuk oppa sambil mencubit tapi lebih tepatnya menarik pipiku gemas.
"Aa~ appayo!!" pekikku menepuk tangannya yang makin lama makin mencubit pipiku keras. Ami eonni hanya terkekeh pelan sedangkan appa menggeleng melihat tingkah kami. Aaa~ aku pasti akan merindukan saat seperti ini 1 bulan kedepan.
"1 bulan saja chagi, lagipula disini juga ada bibi Hwang seperti biasa. Jadi kau tidak perlu kesepian." jawabnya. Aku hanya menggembungkan pipi. Kesal.
"dan ah!! " serunya tiba-tiba, aku menatapnya heran. Eunhyuk oppa seperti mendapat sesuatu, tiba-tiba dia menatapku dengan ... Apa-apaan itu, kenapa jadi evil smirk seperti itu.
"Wae? Kenapa wajahmu?" tanyaku ketus. Dan sedetik kemudian dia tersenyum lebar, memperlihatkan gummy smile-nya. Perasaanku tidak enak, ada aura yang aneh.
"Mwo?! Dan apa ?!" tanyaku tidak sabaran, mengingat tingkahnya mulai 'menakuti'ku itu. Eunhyuk oppa masih menatapku dengan evil smirk-nya.
"Hei ya!! Kau tau aku tidak suka orang menatapku seperti itu!! Berhenti menatapku!!! Eonni, kenapa kau bisa memilih namja seperti ini ?? Apa kau yakin eonni ???" pekikku pada Ami eonni yang sedari tadi masih terkekeh melihatku dan Eunhyuk oppa
'PLTAK!!'
Satu jentikan keras mendarat dikeningku yang tertutup poni. Aish, rasanya ngilu sekali.
"Auhh oppa!! Apposeoo !!! " rengekku sambil menggosok keningku yang terasa panas, padahal hanya dengan satu jentikan saja. Tapi jujur, PANAS SEKALI!!
"Kau tau, Ami. Ami adalah yeoja yang pintar! Dia mempunyai sense pemilih yang bagus, dia memilih namja yang mempunyai kepribadian bagus sepertiku. Tampan, of course ..Pekerja keras, yes I'm ... Baik hati, jangan ditanya lagi ..Bertanggung jawab,absolutely ...bla bla bla ..." Eunhyuk oppa mulai membanggakan dirinya sendiri panjang lebar. Ami eonni dan appa menggeleng pasrah.
"Dan lagi ! aku ini orang yang sangat sangat setia, tidak perlu diragukan lagi ... bla bla bla .." ceritanya lagi. Oh tuhan, ini sudah berapa menit, tapi Eunhyuk oppa belum menyudahi pidatonya. Aish, telingaku sudah sangat amat panas, terlebih lagi keningku. Tanpa pikir panjang, langsung kumasukkan sepotong sandwich didepanku kealam mulutnya.
"*#&@%*...!!!?" omelnya tidak jelas. Entahlah dia berbicara apa, setidaknya Eunhyuk oppa sudah menyudahi pidatonya.
"Oppa~ 2 minggu saja yaa" pintaku sambil memasang wajah puppy eyes yang diajarkan Donghae oppa padaku dan mengapitkan kedua tanganku. Memohon,
"Lee Euncha, berhenti merengek " seru appa yang mendengar aku yang terus-terusan menciap seperti anak ayam.
"Tapi appa, disini aku kesepian .. " jawabku memelas. Tiba-tiba Eunhyuk oppa melirikku dengan sorot tajam. Apalagi ini?!
Eunhyuk oppa seperti berpikir, tetapi dia masih menatapku dengan sorotan matanya. Tiba-tiba ia mengambil iPhone-nya yang tergeletak di meja depan kami dan entah seperti mengirim pesan atau apa.
"Yoboseo~" sapanya. Aaa~ ternyata ia menelpon yang jelas itu bukan urusanku.
"Appa .. ayolah~ kalo begitu, aku ikut appa bekerja saja ya " rajukku pada Appa yang masih asik menonton tv.
"Ani, bagaimana kuliahmu ??" tanya appa.
"Aku kan sedang libur semester appa ..."
"Apa kau sibuk 1 bulan kedepan??" tanya Eunhyu oppa yang menyela ucapanku dengan suaranya yang lantang.Suaraku teredam dengan suaranya yang membisingkan itu. Aish!
"Ayolah appa~ yayaya~~" rengekku lagi.
"Aaaa~~ Nee!!~~ " lagi-lagi Eunhyuk oppa mengencangkan volume suaranya yang sepertinya 'disengaja'.
"Hahaha!! Geudae~ Ne, tentu saja ... Kau bisa ?? .. Ne~ aku percaya hahha .. Tapi hari ini dia MANJA sekali .. " ucap Eunhyuk oppa sambil menekan kata 'manja' dan melirik padaku. Mwo?? Sebenarnya dia menelpon siapa ??
"Aku serahkan dia padamu .. Mmm .. Ne~ gomawo LEETEUK-ah!!" ucapnya lagi dan kali ini sambil menatapku seolah olah berucap 'kena-kau!' dan senyum penuh kemenangan. MWO?? Jadi .. yang tadi dia telpon ??
"Aigoo !! Kenapa kau menelponnya !!! " pekikku kesal bercampur panik.
"Tadi kau bilang kau kesepian, ya sudah .. aku telpon saja dia. Lagi pula .. apa salahnya ... hmm" ucap Eunhyuk oppa menggantung dan tiba-tiba wajahnya mendekat padaku. Aku hanya bisa menelan ludah. Ketakutan.
"apa salahnya .. calon suamimu yang menemanimu.. hhm??" bisiknya tepat ditelingaku dengan nada entahlah aku sulit mengartikannya. Seketika sekujur badanku panas dan wajahku memerah.
"Hyaaa!!! " pekikku yang langsung melempar bantal sofa disampingku tepat ke wajah Eunhyuk oppa dan beranjak pergi ke kamar.Terdengar Eunhyuk oppa tertawa puas.
"Kau apakan Euncha, Hyukki??" tanya Ami eonni keheranan dan Eunhyuk oppa hanya tertawa dan semakin keras. Aish. Tetap saja suka sekali menertawakan dongsaengmu ini.
♥♥♥
Hari ini, hari keberangkatan Eunhyuk oppa dan Ami eonni ke Thailand. Appa sudah berangkat ke Jepang pagi sekali. Dan sebentar lagi, tinggal aku dan bibi Hwang.
"Chagi~ ppali wa!!"teriak Eunhyuk oppa dari bawah. Setelah menguncir 2 rambut panjangku dan mengambil topi hangat, aku langsung ke bawah.
"Ne, tunggu sebentar!!" jawabku sambil menuruni tangga.
"Kau sudah siap Euncha?" tanya Ami eonni yang sedang duduk diruang tamu.
"Ne, eonni. Mian menunggu lama. Kita berangkat sekarang?" tanyaku.Ami eonni hanya tersenyum dan mengangguk. Aku dan Ami eonni keluar dari rumah, Eunhyuk oppa sedang memasukkan barang bawaanya ke bagasi dan di bantu seorang namja yang memakai jaket army dan topi yang sangat aku kenal.
'sampai sekarang .. aku masih bingung, bagaimana cara berhadapan denganmu.. oppa' gumamku dalam hati memperhatikan namja berambut dark-brown itu lekat.
BRUK!
"sudah semua ~" pekik Eunhyuk oppa mengagetkanku yang menutup pintu bagasi.
"tidak ada yang tertinggal?" tanya Ami eonni menghampiri Eunhyuk oppa.
"Hmm aniyo ~ omooo!! Kau cantik sekali chagiya~ " goda Eunhyuk oppa saat melihatku disamping Ami eonni. Dan sukses mengalihkan perhatian namja itu padaku.
"Aish, oppa~" pekikku kesal. Aaa~ oppa kau mempermalukanku >//<
"Kenapa kau gugup seperti itu ?? Aigoo wajahmu merah sekali " goda Eunhyuk oppa lgi. Benar-benar dia ini!!!
"Hyukki!!! Berhenti menggoda Euncha. Kasihan dia" seru Ami eonni menyuruh Eunhyuk oppa berhenti menggodaku.
"hahah ara..ara ... ~ uuu kau juga cantik chagi hari ini" seru Eunhyuk oppa sambil mengelus pipi Ami eonni lembut. Dasar genit!
"Aish, sudah masuk!" sahut Ami eonni ketus. Hahaha rasakan itu. Eunhyuk oppa hanya cemberut, aku yang melihatnya tertawa puas.
"Mehrong!" seruku sambil menjulurkan lidahku pada Eunhyuk oppa. Sebelum masuk ke dalam mobil tanpa sengaja mata kami bertemu, dia tersenyum manis padaku. Aaa~ Leeteuk-ah jangan buat aku seperti ini!!
Kamipun berangkat menuju Incheon Airport. Setelah beberapa menit, kami sampai.
"Jaga dirimu baik-baik ya" ucap Ami eonni padaku.
"Aku pasti merindukanmu eonni~" jawabku sambil memelukknya erat. Mataku terasa panas, ya .. meskipun hanya 1 bulan. Tapi aku tidak rela mereka pergi.
"Uljima~ " seru Ami eonni saat melepas pelukkannya. Yang benar saja, sedikit air mata yang jatuh.
"Bogoshipo~" rengekku. Ami eonni memelukku lagi, cukup lama.
Cukup lama kami berpelukkan, aku melepaskan pelukkannya lalu menghapus air mataku. Tiba-tiba Eunhyuk oppa yang ada disamping Leeteuk membuka lebar-lebar tangannya, seolah-olah 'peluk-aku-juga'. Aku menatapnya sini dan langsung mengacuhkannya. Haha lucu sekali wajah Eunhyuk oppa, dia terlihat kecewa.
"Haha na do bogoshipo oppa .. jeongmalyo .. manhi manhihae .." ucapku yang langsung memeluknya erat. Eunhyuk oppa membalas pelukkanku erat.
"Jangan lama-lama ~" rengekku parau. Aku mulai menangis lagi. Eunhyuk oppa mengelus kepalaku lembut, menenangkanku.
"shshs Uljima, oppa pasti kembali. Ada Leeteuk yang menjagamu disini .. tenanglah. Dia tidak hanya disini sebagai 'penjaga'-mu lagi, tapi sekarang dia bertugas melindungimu sebagai calon suamimu. Oppa tau, kau dan Leeteuk butuh 'penyesuaian' apalagi status kalian berbeda sekarang ... dan terlebih lagi, kau sudah lama tidak bertemu dengannya. Aku tau sikapmu seperti itu .. " bisik Eunhyuk oppa disela pelukkannya menenangkanku. Memang aku dan Leeteuk baru hari ini bertemu, setelah ia melamarku. Dia kembali ke Taiwan mengurus Jiyeon yang melakukan pengobatan.
"Jasi, jangan biarkan kalian seperti ini. Apa kau mencintainya??" tanya Eunhyuk oppa yang masih memelukku. Aku mengangguk mantap. Aku tau ini rasanya sangat aneh, jika ditanya 'apa kau mencintainya?' aku pasti akan menjawab dengan mantap 'iya, dan bahkan sangat mencintainya'. Tapi aku masih tidak tau bagaimana aku berhadapan dengannya.
"Aljhana, tunjukkan perasaanmu yang sesungguhnya. Sebentar lagi kalian akan berkeluarga, mau sampai kapan kau bersikap seperti ini dengan suami-mu??" bisik Eunhyuk oppa lagi, setelah itu ia melepas pelukkanya,
"Uljima~ oppa tidak bisa pergi kalo kau menangis seperti ini "ucapnya sambil mengelus pipiku lembut. Tangisku makin pecah.
"Hei hei, ini namanya kau sengaja menyuruhku tidak pergi kalo kau terus menangis seperti ini " pekiknya tiba-tiba memukulku dengan pouch-pasport yang dibawanya pelan.
"Kau mengertikan ucapan oppa tadi?" tanyanya lembut padaku. Aku mengangguk paham. Sebelum Eunnyuk oppa pergi, dia mendaratkan kecupan singkat dikeningku. Hangat.
"Jalga ~ oppa, eonni" seruku melambaikan tangan pada mereka yang sudah ada di kejauhan
"Oppa!! Apa sebentar lagi aku akan jadi ahjumma???" teriakku sedikit keras.
"Secepatnya!!" teriak Eunhyuk oppa yang langsung dibalas pukulan kecil oleh Ami eonni. Akhirnya mereka menghilangdari kejauhan. Tiba-tiba sesuatu yang kekar memeluk pundakku erat. Aku cukup terkejut siapa pemilik tangan itu.
"Ayo kita pulang" ajaknya lembut. Hanya karna tangnya yang memeluk pundakku. Kenapa wajahku sangat merah dan panas seperti ini ??
Kamipun kembali ke mobil. Setelah kami masuk ke dalam mobil, suasana menjadi dingin. Aku diam, begitu juga Leeteuk yang sedang sibuk menyetir.
'mau sampai kapan kau bersikap seperti ini dengan suami-mu??'
Kata-kata Eunhyuk oppa tiba-tiba terlintas. Benar juga, tapi kali ini aku benar-benar mati kutu. Aku tidak tau, apa yang mau kukatakan padanya.
'Kau tanya saja, bagaimana kabarmu ??' saran sesuatu dalam hatiku. Kata hatiku.
'aaniyo!! itu sangat kaku dan .. terkesan aneh ' gumamku dalam hati.
'bagaimana kalo hal apa yang akan kita lakukan setelah ini ??' katanya lagi.
'benar juga !' Akupun menyetujuinya.
Saat mulutku ingin mengeluarkan suara, kenapa sangat susah sekali. Sepertinya suaraku tercekat ditenggorokanku. Aku mencoba menatapnya, dia masih serius dengan jalanan. Wajahnya yang serius itu ... kenapa sangat ....
'Aish, kenapa jantungku berdegub seperti ini??'
Tiba-tiba tanpa sengaja mata kami bertemu, cukup lama kami saling menatap, Wajahku !!! Pasti terlihat sangat bodoh !!
Cepat-cepat kualihkan pandangaku keluar jendela, tapi ...
DUAK!!!
"auuhhh !!" pekikku pelan, tidak snegaja kepalaku terbentur jendela disampingku. Leeteuk, lihat ini perbuatanmu!!
'Lee Euncha kenapa kau sangat bodoh!!' umpatku pelan sambil mengusap kepalaku yang lumayang nyeri.
"Gwechanyo??" tanyanya bingung.
"Aaa .. aniyo " tungkasku cepat.
"Kau sakit??" tanyanya dan tiba-tiba telapak tangannya menyentuh keningku yang tertutup poni dan topi hangat. Wajahku semakin panas, aku rasa darahku sudah naik sampai dipuncak ubun-ubunku. Ottoke ???
♥♥♥
TBC ~
apa ini ,saya gga tau :)
ReplyDeletejangan lupa kunjungan balik ya :)
http://ojezzlastfriend.blogspot.com/