Monday, March 21, 2011

All my heart ♥ Part 17

“aku pulang … !! “ pekikku.

“hei .. kemana saja kau nona bawel ?? “ tanya seorang namja dari atas. Akupun mendongakkan kepalaku.Eunhyuk oppa.

“hihihi … pulang sekolah, oppa “ jawabku berbohong pada Eunhyuk oppa. Sebenarnya, hari ini aku pergi dengan Henry oppa. Tapi berhubung Eunhyuk oppa tidak tahu aku berpacaran, jadi aku membohonginya. ._.v

“tumben, kau pulang dengan Leeteuk ? “ tanya oppa. Aku sambut anggukkan.

“Mana dia sekarang ? “ tanya Eunhyuk oppa. Aigo .. orang ini banyak tanya!

“Aigoo .. oppa ! turunlah .. aku capek mendongak terus ! “ gerutuku dan menyuruhnya turun ke bawah. Eunhyuk oppa hanya tersenyum memperlihatkan gusi dan deretan gigi putihnya seakan – akan tidak bersalah.

“Leeteuk mana ?? “ tanyanya lagi setelah turun dan sekarang ada di hadapanku.

“dia tadi bilang katanya ada urusan penting, jadi dia izin membawa mobilnya pergi “ jawabku. Eunhyuk oppa hanya mengangguk paham.

‘Pug!’

“Ya sudah, sekarang mandi sana !” pekik Eunhyuk oppa sambil memukulku dengan kertas tebal yang di bawanya.

“Aiya!! Oppa .. “ panggilku sambil mengusap - usap kepalaku.

“hm, ne ? “ jawabnya duduk di sofa ruang keluarga sambil membolak – balik kertas yang di bawanya.

“Leeteuk oppa memangnya ada kepentingan apa ? Tadi dia kelihatan panik dan … “

“Yaaa … kau bau ! Mandi sana ! “ sahut Eunhyuk oppa mengalihkan pembicaraan.

“Oppa …. “ dengusku memasang wajah sebal.

“kenapa wajahmu ?? Jelek sekali ? Mandi sana! “ seru Eunhyuk oppa.

“arraseo! Aku mandi, tapi nanti aku ceritakan ! “ suruhku.

“cerita apa ?? “ tanyanya.

“ah sudahlah .. oppa memang pelit !! Week ! “ sahutku menjulurkan lidah dan pergi meninggalkan Eunhyuk oppa di ruang keluarga.

Jujur saja aku penasaran, Leeteuk oppa ada urusan apa ? dan menemui siapa ? Terlihat jelas wajahnya sangat panik dan cepat – cepat pergi.

“aish … kenapa aku memikirkannya ?” gerutuku yang langsung masuk ke dalam kamarku.




***


“bagaimana keadaannya ?” tanya seorang namja, yang aku tau itu adalah Eunhyuk oppa. Eunhyuk oppa sedang berbicara dengan Leeteuk oppa yang baru saja datang.

Sebenarnya aku ingin ke dapur tapi aku lebih tertarik dengan pembicaraan mereka, jadi kuputuskan menguping mereka. Hahaha

“hmm … semakin buruk, Dia harus di bawa ke Singapura “ jelas Leeteuk oppa terlihat sekali wajahnya sangat pucat dan lesu.


Hah ? Singapura ? Siapa yang dimaksud ‘dia’??


“lalu kapan dia akan berangkat ?” tanya Eunhyuk oppa.

“aku juga belum tau itu … kita lihat dulu bagaimana perkembangannya sekarang “ jawab Leeteuk oppa.

Apa sih yang sebenarnya mereka bicarakan ?



‘Takg !!’



“aish babo !! “ gerutuku pelan, gelas kosong yang kubawa terjatuh dan sukses membuat mereka menoleh ke arahku. Tapi untung saja mereka tidak tahu aku menguping mereka, karena aku cepat – cepat bersembunyi di belakang dinding.


Jantungku rasanya berdebar makin cepat, darahku membeku tiba-tiba. Bagaimana kalau tadi aku ketahuan ??


“ya sudah … kau istirahat saja dulu. Kau sangat lelah .. lihat wajahmu sangat pucat” suruh Eunhyuk oppa. Ya, aku masih menguping mereka. Aku masih penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.

“gwechana .. aku ganti baju saja, sebentar lagi aku kesana lagi “ jelasnya.

“kau yakin ?? geudae … jagalah dia, dan jangan lupa juga jaga kesehatanmu “ ucap Eunhyuk oppa.

“haaa !! apa sih yang mereka bicarakan ?? membuatku penasaran saja ! “ pekikku dalam hati.

Leeteuk oppa menuju lantai atas dan aku cepat – cepat lari menuju koridor dekat kamarku dan pura – pura keluar dari kamar.


‘Klek’


Kubuka pintu kamarku dan keluar pura – pura tidak terjadi apa – apa. Aku berpapasan dengan Leeteuk oppa, dia sama sekali tidak melihatku dia hanya menunduk. Rasa penasaranku semakin kuat saja.


Setelah mengambil segelas air putih dingin, akupun meneguknya. Kulihat Eunhyuk oppa sedang menonton tv dan memakan snack. Niat usilku pun muncul.


Mengendap – endap mendekati Eunhyuk oppa yang masih asik dengan tv dan snacknya, aku ambil setoples snacknya. Beberapa detik kemudian tangan Eunhyuk oppa meraba –raba sofa dipinggirnya. Mencari snacknya dengan mata tetap tertuju pada tv. Merasa snacknya hilang Eunhyuk oppa langsung kebingungan.


“Hahaha wajahnya sangat bodoh !” pekikku tiba – tiba, tidak tahan melihat wajahnya yang innocent.

“yaa !! Eunchaaaa !!! “ teriaknya saat melihat snack itu ada di tanganku.

“hahahahahaha !!! “ tawaku makin meledak. Bisa – bisanya aku mempunyai oppa macam ini ? hahaha

“aish !! kembalikan snackku !! “ pintanya.

“aniyoo !! hahahahah “ tolakku yang malah membawanya keatas. Sambil berlenggang ke tangga atas aku mengambil beberapa snack dan ku makan. Tanda menang. Tapi tiba – tiba …



‘BUGG ! ‘



“hiah !! mana snackku ! “ Eunhyuk oppa memelukku dari belakang, agar aku tak lari kemana – mana.

“huahh , aniyooo ~~ “ pekikku yang masih kukuh merangkul setoples snack yang ada didadaku.

“ahh .. manaaa ~~ “ pekiknya yang masih berusaha mengambil snack. Aku dan Eunhyuk oppa beradu snack, sampi akhirnya kami terdiam karena Leeteuk oppa turun dan melihat kami berpelukan berebut snack, seperti kucing dan anjing.

“Hyuk-ah, aku .. “ ucapnya menggantung, Leeteuk oppa masih terkejut melihat kita berdua. Aku dan Eunhyuk oppa kembali ke posisi masing – masing.

“mau kemana dia ?” tanyaku dalam hati melihat Leeteuk oppa dengan T-shirt putih dan cardigan abu – abu membuatnya semakin tampan. Tunggu sebentar … rambutnya ?? Dia memotong rambutnya? dan itu membuatnya semakin tampan ! ah apa yang aku bicarakan ini ?!

“berikan snackku !! “ seru Eunhyuk oppa yang langsung menyerobot toples snack di tanganku saat aku lengah.

“ayaaa oppaaa !! “ sahutku kaget dengan tingkah Eunhyuk oppa yang mendadak menyerangku.

“kau mau berangkat sekarang ?” tanya Eunhyuk oppa yang tidak memperdulikanku.

“hm ? hmm .. “ jawabnya yang hanya anggukan dan senyuman kecil padaku.

“hati – hati … “ ucap Eunhyuk oppa sambil melambaikan tangan.



‘PAAK !!’



“AHA !! DAPAT !! hahahahahaha “ tawaku menggelegar saat mendapatkan sncak itu lagi dari tangan Eunhyuk oppa.

“eh oppa, Leeteuk oppa mau kemana ?” tanyaku.

“aish .. “ Eunhyuk oppa melihat arah snack dan mengambilnya lagi.

“oh dia .. ah, kau seperti tidak tahu seorang namja saja ! hahaha “ tawanya kembali duduk dan menonton tv.


‘kebisaan seorang namja ?’


“maksud oppa ??” tanyaku kebingungan ikut duduk di sebelah Eunhyuk oppa.

“kau jangan pura – pura bodoh ! Kau pasti tau .. “ jawab Eunhyuk oppa sambil memukulku dengan tutup toples.

“kencan..” lanjutnya lagi sambil memakan sncak.

“aish ! kencan ?” tanyaku sambil mengelus kepalaku.

“hmm … jangan berisik, acaranya seru ! “ seru Eunhyuk oppa.

‘kencan ?’ kenapa rasanya ada yang sakit? ya .. di bagian sini … tapi aku peduli apa dengannya, mau dia kencan atau apa aku tidak peduli. Tapi …


TBC ~


Nb : ah .. bingung juga ini, kapan endingnya ??? --" mohon masukkannya yaa ... ^^

3 comments:

  1. yaaaaah tumben dikit ini ff ngga bisa ! besok harus lagi ! *pemaksaan -___-
    tapi sumpah, KEREN ABES MENN !!


    can't wait to read the next episode dear :)
    besok yee aw :3




    - chu ~

    ReplyDelete
  2. aahh .. eomma itu mah udah 3 page -o-
    xixi gomawoyo ^*^

    ~ne, kasih saran dong eommaa ~~ :c

    ReplyDelete
  3. masa 3 page ? aigoooo kan di word beda disini nak
    hahahahaha :D

    hmm saran yaaa -,-
    bagus kok sayang , bikin penasaran lagi dongs readernya nih hahaha !

    ReplyDelete