‘ringggg … ringgg ….’
Bunyi alarm mungil yang bertengger di meja kecil sebelah tempat tidur sukses membuat si pemilik kamar bangun.
“khaaaa~~ .. “ Euncha menguap sambil melihat sekitarnya. Berusaha mengumpulkan nyawanya yang masih menempel di kasurnya pink softnya. Setelah dia merasa ‘FULL’, Euncha beranjak dari tempat tidurnya dan masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah mandi, Euncha memakai seragam sekolah barunya. Ya, Euncha adalah siswa baru di Param High School. Dan hari ini jelas hari pertamanya masuk sekolah barunya itu.
“Eommoni, Aboeji, aku berangkat dulu .. Annyeong “ pamitnya.
“Ne, hati – hati ya … carilah banyak teman ! “ suruh Appanya.
“Ne .. “ jawab Euncha.
Euncha mengeluarkan sepedanya dari bagasi rumah dan mengayuhnya sampai ke sekolah.
‘Cittt …’
Euncha mengerem sepedanya tepat di depan gedung yang sangat luas dan besar. Dan bertuliskan Param Hisgh School.
“Hufff …Param High School “ euncha menghebuskan nafas panjangnya.
“sudahlah .. masuk saja “ gumamnya lagi. Dengan langkah berat, akhirnya Euncha masuk ke dalam sekolah itu.
Kelas X A ..
“Ah .. annyeong, boleh aku tau kelas X A dimana ?” tanyanya pada seorang gadis sebayanya. Gadis itupun menoleh ke arah si penanya.
“OMO !! “ pekik mereka berdua bersamaan.
“Kyaa !! Kau juga sekolah disini ?? Aigoo .. tidak kusangka aku 1 sekolah lagi denganmu .. !! “ pekik gadis itu riang sambil merangkul Euncha sambil meloncat - loncat.
“Ne ! Kita 1 sekolah lagi !! “ pekik Euncha tak kalah girang, mereka berdua sukses menjadi bahan tontonan orang – orang sekitar. Menyadari orang – orang di sekitarnya melihat kea rah mereka, merekapun menghentikannya.
“hehe .. mian .. mianhaeyoo .. “ ucap mereka kepada orang – orang.
“Euncha, kau bilang apa tadi ?? X A ? Kau kelas X A ? “ tanya Min Ri setelah semuanya kembali normal.
“hmm .. geudae .. “ jawab Euncha. Tiba – tiba Min Ri memeluk Euncha lagi.
“Mwoo … kita 1 kelas !! “ pekik Euncha yang ternyata 1 kelas dengan Min Ri.
“Ne! Ayo kita ke kelas sama – sama “ ajak Min Ri menggandeng tangan Euncha.
Seluruh siswa baru berkumpul di halaman sekolah. Kepala Sekolah Choi memberikan pengunguman dan menyatakan hari pertama Orientasi untuk siswa baru. Setelah Kepala sekolah Choi berpidato panjang lebar, akhirnya semua siswa di perbolehkan meninggalkan halaman dan masuk ke kelas mereka masing – masing untuk Orientasi.
“kenapa harus ada hal seperti ini ?? “ gumam Min Ri.
“ya memang harus begini, setiap masuk sekolah baru juga seperti inikan ?” jawab Euncha.
“jhoa .. hanjiman … “ ucap Min Ri menggantung.
“mwo ? tapi apa ? “ tanya Euncha penasaran.
“ Geu !! Geu .. “ pekiknya pelan melihat arah jendela luar kelas. Euncha mengikuti arah mata Min Ri. Dan ..
Euncha cepat – cepat menutup wajahnya dengan buku, berusaha tidak ingin dilihat oleh orang yang Min Ri maksud.
“ahh ... “ pekik Euncha.
'sekolah disini ...' Tiba – tiba 2 orang namja masuk ke dalam kelas
“Annyeonghaseo, nanneun Cho Kyuhyun imnida. Aku yang akan mengurus kalian dalam Orientasi ini. Bangabseubnida. “ ucap namja tinggi, berkulit putih dan matanya sangat tajam. Rambutnya yang sedikit pirang membuat wajahnya terlihat pucat. Seperti drakula. –“
'aigoo bukanya dia ??'
“Annyeonghaseo .. nanneun Lee Sungmin imnida. Aku juga yang akan mengurus kalian dalam Orientasi ini. Mohon kerja samanya “ ucap satu namja lagi. Dia sangat manis, kulitnya putih dan wajahnya juga sangat ramah.
'seperti pengeran ..'
Euncha terhipnotis dengan namja bernama Sungmin itu. Namja itu melihat ke arah Euncha yang sedari tadi melihatinya, melayangkan senyuman ke arah Euncha.
‘Deg!’
Rasanya jantungnya berhenti. Nafasnya juga tidak tekendali. Wajah Euncha berubah merah padam.
“Minam .. “ seru seseorang tiba – tiba yang jelas membuat Euncha sadar.
“hm ?” Euncha mengernyitkan keningnya pada Min Ri.
“omona .. kenapa harus surat cinta ?? “ pekik Euncha setelah di beritahu bahwa tugasnya membuat surat cinta untuk senior di sekolah ini. Jelas – jelas Euncha sama sekali tidak menyukai ini, Euncha sama sekali belum pernah menulis surat cinta. Apalagi dia juga belum pernah dapat surat cinta dari seorang namja sekalipun.
“aku harus bagaimana ??? aaaa ~ “ pekiknya. Euncha bingung harus bagaimana membuat surat cintanya. Euncha terlihat stress sedangkan Min Ri yang ada di sebelahnya sibuk menulis dan sedikit diiringin senyuman yang aneh.
"eh, Euncha kau mau kemana ? " tanya Min Ri saat Euncha beranjak dari duduknya.
"ke perpustakaan .. mungkin ada buku cra membuat surat cinta " celetuk Euncha pasrah dan meninggalkan Min Ri. Min Ri hanya terkekeh melihat Euncha yang sudah frustasi.
Perpustakaan ...
Ruangan yang dipenuhi buku - buku ini sangat sepi, hanya beberapa murid saja yang sedang membaca disini ataupun melihat - lihat buku. Euncha memulai dari rak buku paling pojok kanan.
"buku .. surat .. mm .. cara ... " gumam Euncha sambil mencari - cari setiap judul di buku - buku yang terpajang di rak.
"yak! Lee Euncha, mana ada buku seperti itu di sini ??! Babo " ucap Euncha sambil memukuli kepalanya.
" ada yang bisa di bantu ? " tanya seseorang tiba - tiba.
"hah ? Ne ?? " pekik Euncha terkejut. Seorang namja berdiri disampingnya dengan senyum manis yang dikeluarkannya di kelas tadi.
"kau sedang mencari apa ? " tanya namja itu lagi. Lee Sungmin.
" ha, aniyo sunbae .. " jawab Euncha grogi, dia merasa jantungnya sudah melibihi batas detakan.
"mm .. bukannya kau .. " ucap Sungmin menggantung.
-TBC-
nb : mian rada acak adut, udah lama ga bikin jadi masih perlu adaptasi lagi ^^
HAH SUNGMIN !!!!!
ReplyDeleteduh duh duh punya sunbae guanteng gitu gimanaaa ituuu hahahaha :p
BAGUS SESKALI MAK !! hahahahaha XD
.hahahhahahhaha
ReplyDelete.itu juga barusan kepikiran eomma !! xiixixi ..